bird

animasi blog

bird 2

animasi blog

Kamis, 28 Januari 2016

Atractivo Management

Ada yang udah tau atau pernah denger ATRACTIVO MANAGEMENT

  Musik manajemen & Event Organizer
Ya, kami bergerak dibidang musik dan seni hiburan. Kami adalah musik manajemen dan event organizer (EO) yang berdiri dikota Subang pada tanggal 7 Juli 2015. Manajemen kami terbentuk atas dasar kecintaan kami terhadap dunia musik dan seni hiburan. Kami terdiri dari fresh team yang senantiasa membangun dan mempertahankan kredibilitas melalui kepercayaan yang selalu terjaga dengan baik serta memiliki komitmen yang tinggi terhadap dunia musik dan seni hiburan. Manajemen kami memang terhitung baru, tapi untuk urusan kualitas dan ke-profesionalisme-an kami dalam bermusik dan berkesenian bisa dibandingkan dan bisa bersaing dengan sehat dengan manajemen-manajemen lainnya yang lebih awal terbentuk. Artis-artis yang kami miliki berkualitas dan memiliki kemampuan musikalitas yang tinggi, tentunya hal ini diimbangi dengan jam terbang yang cukup tinggi. Selain itu artis kami mampu membawakan semua jenis musik (negotiable).

Kami mengutamakan pertunjukan secara langsung (live music), yang bekerjasama dengan pihak kedua; Cafe & Resto. Konsep yang kami usung adalah penampilan yang ciamik dan atraktif, sehingga pengunjung tidak merasa bosan dengan penampilan kami. Diharapkan feed back nya pengunjung akan datang kembali ke Cafe & Resto tersebut. Jadi menurut kami ini sebuah kerjasama win-win solution. Selain penampilan live music di Cafe & Resto, kami pun biasa mengisi di acara-acara musik lainnya seperti reuni, pesta keluarga, gathering dll. 

Band yang miliki saat ini ada 4 group, yaitu :

- Resolusi Band

- Notasi Home Band

- Orkes Melayu Intonasi

- Organ Tunggal Sensasi

Disamping dibidang musik, kami pun bergerak dibidang event organizer (EO). Kami menyedikan jasa wedding organizer seperti : 

- Galura

- Rias penganten

- Tenda 

- Sound system

- Foto & video shooting

- Souvenir

Jasa yang kami tawarkan sangat variatif dan bisa disesuaikan dengan budget masing-masing dari klien kami. Kami pun bersikap open minded jika ada klien kami yang secara khusus menginginkan konsep impian mereka. Dan jika itu terjadi, kami berusaha untuk menjembatani antara konsep yang kita miliki dengan konsep yang klien harapkan, sehingga akan didapatkan sebuah konsep yang luar biasa, karena bagi kami kepuasan klien adalah tanggung jawab kami.

Untuk para pemilik Cafe & Resto atau pihak-pihak entertain dan showbiz yang berminat bekerjasama dengan kami dapat menguhubungi dibawah ini :

Basecamp                          : Jl. A. Yani No. 24 Pasirkareumbi Subang 41212

Mobile                                : - Manager   : 0823-1280-0669 (Deni
                                              
                                              - Sekretaris : 0813-2288-3342 (Dini)

Email                                  : atractivomanagementofficial@gmail.com

Website                              : www.atractivomanagement.blogspot.co.id

Ketika semuanya terlambat

Kamu datang

; setelah lelah mendera tubuh ringkihku

; ketika aku diam dan menepi

; ketika sikapku tak lagi bersahabat

; ketika amarahku meletup-letup

Dan ketika semuanya terlambat

satu pertanyaanku,

kenapa kau pilih memutar jarum arlojimu berlawanan arah? 


Karya: DiniMeiriza


Aku, kamu, kita

Kita pernah 

; dekat

; mesra

; berucap sayang

; merindu

katamu

; siapa aku? 

; siapa kamu?

kataku

; siapa aku?

; siapa kamu?

lalu siapakah kita?

kita 

; teman yang terjebak dalam detik yang berputar terlalu cepat 

lalu bagaimana esok?

biar Tuhan yang melanjutkan kisah kita 



Karya: DiniMeiriza
 


Sesak!

Kerumunan asap mengepul dari segala penjuru

sesak!

aku terbatuk

aku merutuk

; semakin tak bersahabat

bukankah sudah tertera

"Kanker, serangan jantung, impotensi dan gangguan kehamilan dan janin"

lalu kenapa

; mereka masih terbujuk rayu?


Karya: DiniMeiriza 


Egokah?

Apa cinta hanya sebatas ini

; saling mempertahankan ego

aku yang mempertahankanmu

dan kamu tetap masyuk dengan dia

; pilihanmu 






ah, egokah aku?











 

Karya: DiniMeiriza






Cinta tak bisa sedangkal itu

Katamu

; waktu yang membuatku jatuh cinta padamu

; takdir yang mempertemukan kita

tapi sayang, bagiku cinta tak bisa sedangkal itu 



Karya: DiniMeiriza



Rabu, 27 Januari 2016

Senja, hujan dan rindu tak bertepi

Senja kini tak lagi jingga 

; kelabu

dari balik jendela kunikmati rinai hujan

titik-titiknya tak beraturan

selembar daun terjatuh dijendelaku yang basah olehnya

; sepertiku yang kehilangan arah

harusnya kunikmati hujan senja ini  

; bersamamu

tapi hujan membawamu pergi

bilakah esok senja kembali jingga?



Karya: DiniMeiriza



Adalah bersamamu

Adalah bersamamu,

Kupandang kilau bintang dilangit malam kala itu

Kubersandar dibidangnya bahumu

Kita syairkan asa biru

Ingin kuhabiskan sisa umurku untuk menua bersamamu

Hanya denganmu 


Karya: DiniMeiriza 


Untukmu yang meninggalkanku

Satu persatu; perlahan semua pergi 

mungkin mereka lelah; menunggu dan memperjuangkan 

membuatku berada diantara rasa kecewa dan lega 

dalam hati bertanya: Kenapa? 

kecewa karena mereka terlalu dini menyerah untuk memperjuangkanku 

lega karena itu artinya mereka bukan orang yang aku cari selama ini 

aku tak bisa berjalan beriringan dan bergandengan tangan dengan orang yang tak bisa memperjuangkanku, 

sementara hidupku selama ini sudah cukup sulit  dengan caci maki juga tatapan aneh mereka terhadapku
 
Untukmu yang sudah meninggalkanku, terimakasih ... 


Karya: DiniMeiriza 


Aku cemburu

Cemburuku,

Pada angin yang membelai mesra wajahmu

Pada daun jatuh yang menyentuh rambutmu
 
Pada rinai hujan yang mencium lembut bibirmu

Pada bulan yang menerangi malammu

Pada mentari pagi yang memberimu kehangatan

Pada kicau burung yang bersendandung merdu ditiap pagimu
Ah aku cemburu!

Ya, aku cemburu pada mereka yang mencumbu waktumu


Karya: DiniMeiriza


Untukmu disana

Katamu ...

Merindu adalah caraku mengingatmu

Mendo'akan adalah caraku menyapamu

Mencinta adalah caraku mengindahkan rasa

Tapi apa?

Sepucuk surat pun tak pernah kau kirim untukku

Untukmu yang disana,

Masih ingatkah kau akanku disini?


Karya: DiniMeiriza 


Ini aku, bukan dia!

Aku memang bukan dia

Dan aku tak sudi kau samakan

Atau kau bunuh saja dia!

Agar kau tak lagi menilaiku rendah

Enyahlah kau!


Karya: DiniMeiriza

 

Bagai kerbau dicocok hidung!

Kau ...

Tak lebih dari pengecut!

Turuti smua kata-katanya, nafsunya

Hilang akal sehatmu

Hilang keseimbangan tubuhmu

Tak lagi bisa bedakan hitam dan putih

Hancurkan hidupmu, masa depanmu

Kau, ya kau, siapa lagi ...

Bak kerbau di cocok hidung! 


Karya: DiniMeiriza

Jatuh cinta

Aku jatuh cinta,

pada siang yang bersedia berbagi terik bersama sang surya

pada malam yang membiarkan bulan dan bintang bersinar digelapnya langit

dan aku jatuh cinta,

pada caramu yang memperjuangkanku sebegitu hebatnya

terimakasih cinta 


Karya : DiniMeiriza


Sarinah berdarah!

Siang terik

sebuah suara membuatku terhenyak

bummm!

debar jantung meningkat

kaki kaku tak dapat digerakkan

bibir kelu menyebut nama-Nya pilu

Allahu Akbar!

tubuh-tubuh tergeletak

beberapa terbujur kaku tak bernyawa

darah segar mengucur dari setiap lekuk

pekik parau bersaut suara sirine

meraung mengharap pertolongan

peluru-peluru berhambur tak berarah

Ya Allah, tolong kami!

selamatkan kami! 


Karya : DiniMeiriza



Rindu tak pernah sedangkal yang aku kira

Ternyata ...

masih banyak yang tertinggal disini

; kenangan

berteman bulir air mata

aku; membaca satu persatu bahagia

yang dulu pernah kita anyam bersama

dan rindu tak pernah sedangkal yang aku kira 


Karya : DiniMeiriza



Mungkinkah aku membacamu terlalu cepat?

Aku tak tahu perasaan apa ini namanya,

diam-diam namanu kusebut dalam barisan do'aku

pikirku yang tak berhenti mencari namamu dilipatan otak

telingaku yang candu mendengar celotehmu yang terkadang absurd

dan bahkan hati ini mulai berani berharap kamu dan aku akan menjadi kita

mungkinkah aku membacamu terlalu cepat?


Karya : DiniMeiriza


Untukmu yang tak kuharapkan

Untukmu yang tak kuharapkan

darimu aku belajar berbesar hati

; menerima kekalahan

memahami apa itu cinta tulus

; tanpa pamrih

Terimakasih kamu melengkapiku


Karya : DiniMeiriza





Hujan sebabkan dia pergi

Hujan sebabkan bulir air menggenang disudut mata

membanjiri pipi yang memucat

ada hati yang perih menahan luka

dan dingin congkak menghantar kepergianmu

yang tak (sempat) kupersiapkan


Karya: DiniMeiriza


Aku mencintaimu karena Allah

Assalamualaikum Wr. Wb.

Dipostingan sebelumnya saya sudah membahas tentang jiwa-jiwa yang merindukan kasih sayang dan hidup berdampingan dengan pasangan halalnya (suami/istri). Maka kali ini saya akan membahas mengenai sebuah ungkapan perasaan sayang. Tidak, ini bukan hanya sekedar kata “I Love You” yang terkadang begitu mudahnya diucapkan oleh sebagian dari kita.

Ana Uhibbuka Fillah  
(Aku mencintaimu karena Allah)


Anak Uhibbuki Fillah  
(Aku mencintaimu karena Allah) 


Ana Uhibbuka Fillah Hatta Fil Jannah Abadan Abada
(Aku mencintaimu karena Allah hingga ke Syurga selama-lamanya)

Pernahkah kalian mendengar ucapan tersebut diatas? Jika ya, apakah kalian pernah mengucapkannya dan menyampaikannya pada seseorang yang kalian cintai? Orangtua? Saudara? Teman? Suami/Istri? Pacar?. Sepertinya hati saya akan meleleh jika kelak pasangan halal saya mengucapkannya dengan suara lembut sambil menatap mata saya dan kemudian mengecup kening saya mesra.

Lalu apa perbedaan dari “Ana Uhibbuka Fillah” dan “Ana Uhibbuki Fillah”? Bukankah jelas-jelas disitu artinya sama-sama “Aku mencintaimu karena Allah”. Ya, memang benar pada dasarnya keduanya memiliki pengertian yang sama, yang membedakan adalah kata “ka” dan “ki” nya saja. Lalu apakah arti dari “ka” dan “ki” itu sendiri?. “ka” dan “ki” merupakan sebuah kata ganti kepunyaan, sama halnya seperti kata “his” dan “her” yang merupakan kata ganti kepunyaan dalam bahasa Inggris. Kata “ka” merupakan kata ganti untuk laki-laki / ikhwan, sedangkan kata “ki” kata ganti untuk perempuan / akhwat. 

Jadi sudah jelas bukan perbedaannya? Ungkapan “Ana Uhibbuka Fillah” lebih tepat untuk diucapkan kepada ikhwan, dan sebaliknya “Ana Uhibbuki Fillah” diucapkan kepada akhwat. Hati-hati lho jangan sampai tertukar ya hehehe.

Tapi ada yang perlu digarisbawahi. ungkapan tersebut jangan dijadikan alasan untuk keren-kerenan dalam menyatakan sebuah perasaan kepada lawan jenis. Kalo bahasa anak gaulnya sih "nembak pacar ya?". Ya, seperti kita tahu mayoritas kita menganut mode pacaran. Padahal kita juga tahu, Islam sudah jelas-jelas melarang pacaran, yang dianjurkan adalah proses Ta’aruf. Tak sedikit banyak yang bertopeng dengan kalimat “Ana Uhibbuka/ki Fillah” bagi hubungan yang belum halal (baca: pacar). Sedihnya saya pun dulu pernah melakukannya dengan orang yang pada akhirnya tidak ditakdirkan menjadi imamku. Huhuhu. Tapi justru dari situlah saya belajar banyak hal, ya ternyata memang benar pengalaman adalah guru yang terbaik ya. 

Padahal jika kita kaji ungkapan “Ana Uhibbuka/ki Fillah” tersebut mempunyai makna yang sangat dalam. Akan menjadi hal yang tidak mudah bagi orang yang mencintai pasangannya hanya karena alasan tertentu, misal karena kecantikan/keindahan tubuh pasangannya. Karena ketika semuanya mengacu pada hal semacam itu, akan hilang makna dari “Aku mencintaimu karena Allah”. Ana Uhibbuka Fillah lebih dari sekedar kata “I love You”. Sementara masih saja banyak dari kita yang sering menyalahgunakannya untuk menyatakannya pada setiap lawan jenis yang kita sukai, bahkan parahnya bisa diucapkan kepada lebih dari satu orang. Mereka mengklaim itu sebaga pembenaran sebuah ungkapan perasaan sayang. Tolong jangan rusak maknanya ya teman-teman. Cukuplah kau ucapkan “Ana Uhibbuka/ki Fillah” pada seseorang yang benar-benar kau cintai karena-Nya, dalam hal ini adalah pasangan halal kita (kelak) yaitu suami/istri. Bisa juga ungkapan tersebut diucapkan kepada orangtua, saudara dan atau teman sesama jenis. Misal dari perempuan ke perempuan lainnya dan dari laki-laki ke laki-laki lainnya. Tapi dengan catatan tidak menimbulkan fitnah dikemudian hari diantara keduanya. 

Ketika kita berani mencintai pasangan kita atas dasar kecintaannya pada Allah semata, semua ketakutan dan kekhawatiran kita selama ini terhadap hal-hal yang bersifat manusiawi tidak akan pernah terjadi. Karena pondasi kita sudah kuat; Cinta kepada Allah SWT. Karena seindah-indahnya dan sebesar-besarnya cinta dan kasih sayang adalah cinta dan kasih sayang kita kepada Allah SWT. 

Semoga kelak kita akan dipertemukan dengan tulang rusuk kita yang hilang dan atau pemilik tulang rusuk kita. Saya percaya Allah SWT telah menakdirkan masing-masing dari kita dengan jodoh terbaik pilihan-Nya. Amin Allahumma Amin.